Mengenal Spesies Baru Trimeresurus yang Ditemukan di Akhir 2020 - Edukasi Exalos

Breaking

Home Top Ad

Main Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Friday, October 8, 2021

Mengenal Spesies Baru Trimeresurus yang Ditemukan di Akhir 2020

Meski pandemi berlangsung, namun namanya penelitian tetaplah harus berjalan.

Pada 1 Desember 2020, Zening Chen dan koleganya dari Sichuan University, Cina berhasil menemukan spesies baru ular beludak pohon atau tree viper di Guoi, utara Thailand. 

Diberi nama Ular Beludak Pohon Guoi (Trimeresurus guoi), ular tersebut tersebar di Thailand utara, Myanmar utara dan Tiongkok selatan. 

Perbedaan mendasar ular spesies baru tersebut dengan Ular Bangkai Laut (Trimeresurus albolabris) dan Ular Beludak Pohon Timur (Trimeresurus insularis) adalah warna merah pada mata dan ekor yang lebih dalam (deep red). 



Sekarang mari kita mengenal sedikit lebih jauh tentang spesies ular beludak hijau yang pada 1 Desember 2020 lalu baru saja ditemukan oleh para peneliti dari Universitas Sichuan, Cina. Adalah Zening Chen dan koleganya yang berhasil menemukan spesies baru tree viper ini di kala musim wabah 2020. 

Mereka menemukannya di Guoi, utara Thailand, sehingga dalam klasifikasi nama ilmiah mereka namakan ular ini Trimeresurus guoi

Untuk yang awam, pasti akan mengira ular ini adalah ular bangkai laut (Trimeresurus albolabris) atau ular beludak pohon Asia (Trimeresurus insularis). Namun bila lebih mendalam lagi melihat perbedaannya, maka akan tampak pada mata dan ekornya. Namun sebelumnya sebagai informasi, Trimeresurus albolabris adalah ular asli Indonesia.



Perbedaan umum viper Guo dengan Trimeresurus albolabris dan Trimeresurus insularis adalah :

- Trimeresurus albolaris memiliki warna mata yang lebih terang dibanding Trimeresurus insularis dan viper Guo.

- Trimeresurus insularis warna matanya merah agak kecoklatan dan juga selain berwarna hijau, kulitnya ada yang berwarna biru muda.

- Trimeresurus guoi memiliki perbedaan warna mata dan ekor, yakni warna merah lebih gelap.

Sedangkan perbedaan khususnya berdasarkan Asian Herpetological Research dapat dilihat dari warna perut yang berwarna kuning hijau. Lalu khusus pada matanya, kita tidak akan menemukan garis post okular seperti pada Trimeresurus albolabris dan juga akan tampak adanya iris yang berwarna merah api. 

Lalu di bagian ekor, terdapat garis merah tua di ekor punggung. Bila ekor paling belakang (setelah anus) dalam kondisi tidak sedang menekan, maka jumlah subcaudal akan mencapai 23 lapis.



Bagaimana dengan bisa milik viper Guo ini? Peneliti masih belum memberikan penjelasan lebih dalam mengenai kadar bisa (venom) ular ini. Namun seperti genus Trimeresurus lainnya, ular ini tergolong berbisa mematikan.


Berikut klasifikasi ilmiah viper Guo :

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

kelas :Reptilia

Ordo : Squamata

Sub ordo : Serpentes

Famili : Viperidae

Genus : Trimeresurus

Spesies : Trimeresurus guoi


Sumber informasi : 

Zening CHEN, Shengchao SHI, Jun GAO, Gernot VOGEL, Zhaobin SONG,et al. A New Species of Trimeresurus Lacépède, 1804 (Squamata: Viperidae) from Southwestern China, Vietnam, Thailand and Myanmar[J]. Asian Herpetological Research(AHR),2020,11(4):1-11.[doi:10.16373/j.cnki.ahr.200084]

1 comment:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here