Dua ular kobra ditemukan di rumah warga di Desa Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Klaten. Pemilik rumah sampai menjebol tembok untuk menangkap ular tersebut.

Penangkapan ular kobra di Klaten. (dok Exalos Klaten/detik.com)

SOLOPOS.COM - Penangkapan ular kobra di Klaten. (dok Exalos Klaten/detik.com)

Solopos.com, KLATEN – Dua ular kobra ditemukan di rumah warga di Desa Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Klaten. Pemilik rumah sampai menjebol tembok untuk menangkap ular tersebut.

Relawan Exotic animal lovers (Exalos) Klaten, Munir, mengatakan ular tersebut berukuran cukup panjang. “Ularnya kobra Jawa jumbo, mungkin itu induk. Ukuran panjangnya satu meter lebih, besar pokoknya,” katanya seperti dikutip dari detik.com, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga: UNS Jalin Kerja Sama dengan Kedubes Indonesia untuk Afghanistan

Munir menceritakan pihaknya mendapat laporan dari warga bernama Hanafi terkait adanya ular kobra di rumahnya. Laporan itu didapat sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut laporan, ular kobra tersebut berada di sela genting tak terpakai yang ada di rumah Hanafi.

Munir mengatakan pihaknya lantas membongkar genting yang tidak terpakai itu. Namun, ular tidak ditemukan. Setelah dicari, lanjut Munir, ternyata ular kobra itu sudah masuk ke sela cor semen rumah. Tembok rumah akhirnya dibongkar dengan linggis.

“Kita bongkar pakai linggis dan ditemukan ular tersebut. Ukurannya cukup besar tapi kalau 1,5 meter belum ada, hanya kalau satu meter lebih,” papar Munir.

Ternyata, penemuan ular di rumah Hanafi tak cuma satu. Ada seekor ular kobra lainnya yang ditemukan oleh si pemilik rumah di Klaten itu.

“Yang ditemukan pemilik rumah awalnya mau dibunuh, kepalanya sudah digeprek dibawa keluar malah kabur. Tapi ular yang diduga jantan itu lari ke parit tidak tertangkap,” sambung Munir.

Baca Juga: Rusdi Sebut Kekaisaran Sunda Nusantara Dipimpin Alex Ahmad Hadi Ngala, Pusatnya di Depok

Ular yang kabur itu, imbuh Munir, besarnya hampir sama dengan ular yang ditangkapnya. Dia mengira dua ular kobra itu pasangan jantan dan betina. “Kemungkinan jantan dan betina, sayang yang satu lari. Exalos sendiri sudah beberapa kali mengevakuasi ular di rumah warga tetapi saya lupa berapa kalinya,” terang Munir.