WA Layanan Rescue

Beruang Kutub, rahasia kesaktian pada bulunya serta pelajaran hidup

 


Teman – teman pasti sudah tidak asing dengan sosok spesies hewan satu ini. Yupps, siapa sih yang tidak tahu Beruang Kutub walaupun belum pernah melihat langsung, cuman melihatnya di televisi atau di internet saja. meskipun banyak Orang yang sudah tahu tentang hewan ini, tapi sebenarnya ada fakta menariknya yang masih belum diketahui oleh kebanyakan Orang lhoo.

 


 

Dan, oleh sebab itulah di ulasan hari ini Admin akan mengulas tentang Beruang Kutub, dan kebetulan ulasan hari ini sesuai dari request salah satu teman facebook Admin bernama Kak Mayas. Dan tanpa perlu berlama – lama lagi langsung saja simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Beruang Kutub, atau dalam ilimiahnya disebut dengan Ursus maritimus merupakan salah satu spesies Mamalia laut berukuran besar yang berasal dari keluarga Beruang dan Panda Raksasa yaitu famili Ursidae.

 

DESKRIPSI FISIK 

 


 

Untuk ukuran tubuh Beruang Kutub sendiri memiliki yang sangat besar ya teman – teman yaitu pada beruang kutub berjenis kelamin jantan memiliki panjang maksimal kurang lebih sekitar 3 Meter, sedangkan betinanya memiliki ukuran tubuh kurang lebih sekitar 1,5 meter. Kemudian berat beruang kutub maksimal kurang lebih sekitar 400 – 600. Untuk warna bulu Beruang adalah bewarna transparan, memiliki telapak kaki belakang yang lebar sehingga membuat Hewan ini mampu berdiri seperti Manusia, dan memiliki bentuk moncong yang agak panjang  dengan warna hitam dan telinganya berbentuk bulat dan kecil.

 

HABITAT DAN MAKANAN BERUANG KUTUB

 


 

Untuk habitat Beruang Kutub itu sendiri merupakan salah satu Hewan circumpolar yang habitatnya berada di sepanjang pantai Kutub yang dingin. Beruang Kutub termasuk hewan Crepuscular, yang dimana Hewan ini lebih aktif pada waktu peralihan hari, antara waktu  Subuh dan waktu Petang. Lalu, untuk makanannya, Beruang Kutub merupakan salah satu mamalia Hiperkarnivora diantara spesies Beruang lainnya. dan mangsa utamanya Beruang Kutub adalah Anjing Laut, Ikan, dan Walrus.

 

FAKTA UNIK BERUANG KUTUB

 


 

Fakta unik dari Beruang Kutub adalah warna bulunya bukan putih melainkan transparan. sebab mengapa Bulu Beruang Kutub terlihat bewarna putih padahal bulunya yang asli adalah transparan, karena pengaruh ilusi Optik dari Pantulan Cahaya Matahari. Jadi, konsepnya begini teman – teman, Bulu Beruang Kutub yang transparan dan berongga menyerap Cahaya Matahari. Nah, Cahaya Matahari yang telah diserap oleh Beruang Kutub lalu dipantulkan keluar oleh rongga yang ada di dalamnya. Dan kemudian pantulan cahaya bulu ini diserap dan dipantulkan oleh bulu-bulunya yang lain. Sehingga, terciptalah seolah olah Beruang Kutub terlihat memiliki bulu bewarna putih seputih cintaku padamu. eits maaf, maksudnya seputih salju.

 



Hal tersebut juga didukung dengan warna kulit beruang kutub yang sebenarnya warnanya adalah hitam. Dengan warna kulit beruang kutub yang hitam menjadikannya memiliki sebuah fungsi daya serap Cahaya matahari lebih kuat. oleh karena itulah, dengan memiliki bulu transparan dan kulit yang hitam, telah memberikan keuntungan untuk Beruang Kutub itu sendiri, selain mengubah radiasi matahari menjadi panas, juga memberikan kehangatan untuk beruang kutub itu sendiri ditengah dinginnya lingkungan Kutub yang dinginnya sama seperti Gebetan teman – teman pas lagi ngambek.

 



Fakta unik kedua ternyata Bulu Beruang Kutub juga bisa berubah warna, tapi bukan berarti seperti Bunglon ya. Jadi karena sebab yang telah admin jelaskan tadi diatas ketika saat matahari sedang terbenam, bulu beruang kutub akan berubah warna menjadi merah atau oranye.

 


 

Fakta unik yang terakhir, selain beruang Kutub termasuk hewan Paling sabar dalam hal menunggu mangsa untuk menangkapnya, juga memiliki kemampuan berenang  selama 9 hari secara terus – menerus sejauh hampir 700 Kilometer hanya untuk mencari makan.  Hal tersebut dikarenakan bisa jadi karena sebagai akibat dari pengaruh dari perubahan iklim. Seperti informasi keterangan yang admin dapatkan dari situs BBC, Selasa (25/01/2011) .

 

REPRODUKSI DAN PERKEMBANGBIAKAN BERUANG KUTUB

 


 

untuk musim kawin beruang kutub biasanya antara bulan maret – juni. Masa kehamilan beruang kutub betina berlangsung kurang lebih selama sekitar 5 – 8,5 bulan. selama masa hamil beruang kutub betina akan menggali sarang dan berdiam diri. biasanya Beruang Kutub sekali melahirkan anak berjumlah 2 hingga 3 ekor. Bayi beruang kutub yang baru lahir berukuran sangat kecil kurang lebih hanya beukuran sekitar 30 Cm. Selain memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil, bayi beruang kutub yang baru lahir juga dalam keadaan sangat lemah dan buta. Oleh karena itu, induk betina beruang kutub akan tetap tinggal di dalam sarang tanpa makan dan minum mulai dari saat masih hamil ditambah, melahirikan hingga menyusui bayinya kurang lebih selama 28 hari. Dan sangat luar biasa, meskipun Beruang Kutub Betina terkenal sebagai Hewan Buas tetapi, kasih sayang dalam menjaga dan merawat anaknya tanpa batas.

 


 

DISTRIBUSI PERSEBARAN DAN KONSERVASI BERUANG KUTUB 

 


Untuk distribusi populasi pesebaran beruang kutub, beruang kutub termasuk satwa endemik yang hanya dapat ditemukan di wilayah Kutub Utara mulai dari Rusia, Amerika Serikat, Greenland, hingga Kanada.  Untuk status konservasi Beruang Kutub oleh IUCN, dimasukkan kedalam kategori vunerable yang dapat diartikan “rentan”. hal ini dikarenakan selain karena perburuan liar, ancaman utamanya adalah karena faktor perubahan iklim. Perubahan iklim akan berdampak pada terjadinya pemanasan global sehingga mengakibatkan mencairnya es laut di kutub utara. 

 


Dan karena Mencairnya es laut di kutub utara memberikan efek yang mengerikan bagi populasi Beruang Kutub itu sendiri. Dan perlu kita tahu, Es laut sebagai tempat bagi mereka untuk tempat menggantungkan hidupnya dalam berburu dan mengintai mangsanya. Kabar buruk yang terakhir adalah  diprediksi beruang kutub dapat punah pada  tahun 2100 mendatang. 

 


 

Nah, itu dia teman – teman tentang ulasan Beruang Kutub, Kesaktian Rahasia Pada Bulunya Dan Pelajaran Hidup Yang Dapat Diambil. Semoga dapat memberikan wawasan buat teman – teman, dan juga dapat menambah pengetahuan. Dengan mengenal dan mencari tahu tentang kehidupan Fauna, Akan ada banyak pelajaran hidup yang dapat kita ambil bagi kita yang ingin berfikir dan merenunginya.  

Terakhir, terima kasih banyak buat Kak Mayas, yang beberapa waktu lalu request tentang ulasan Beruang Kutub, Rahasia Kesaktian Pada Bulunya Dan Pelajaran Hidup Yang Dapat Diambil. Sehingga dapat memberikan admin sebuah ide dan tergugah untuk membuat tema ulasan hari ini yang dapat bermanfaat buat banyak orang.

 

Sumber Foto :

https://www.inaturalist.org/observations/103362399 

https://www.inaturalist.org/guide_taxa/517761

https://www.inaturalist.org/observations/39004534 

https://www.mirror.co.uk/tv/tv-previews/new-bbc-wildlife-epic-hunt-6732134

https://www.komar.org/faq/churchill_polar_bear_tours/tundra-lodge/polar-bears-112-janetf.jpg 

https://www.inaturalist.org/observations/28294678

https://i.dailymail.co.uk/1s/2020/03/09/11/25729716-8091285-image-m-20_1583752684948.jpg

https://www.dailymail.co.uk/news/article-8091285/Give-kiss-Polar-bear-cubs-cuddle-doting-mom-adorable-pictures.html 

https://abcnews.go.com/US/adorable-polar-bear-cub-dream-slumbers-ohio-zoo/story?id=35756460

http://www.ecoevolab.com/save-the-polar-bears/ 

http://artforclimatechange.org/wp-content/uploads/2016/06/polar-bear-MAIN2.jpg

http://artforclimatechange.org/the-starving-polar-bear/ 


Sumber Referensi 

https://www.iucnredlist.org/species/22823/14871490

https://id.wikipedia.org/wiki/Beruang_kutub 

https://www.livescience.com/27436-polar-bear-facts.html

www.bbc.com/indonesia/majalah/2011/01/110125_beruang_berenang 

https://nationalgeographic.grid.id/read/132943293/akibat-perubahan-iklim-beruang-kutub-diprediksi-punah-akhir-abad-ini?page=all

Khattab, Qasim, Mohammed & Polten, Sankt, Fachhochschule. (2015). Fibre-Optical Light ScatteringTechnology in Polar Bear Hair: A Re-Evaluation and New Results, 3-11, diakses 11 Januari 2023, dari Journal of Advanced Biotechnology and Bioengineering  

 

Post a Comment

0 Comments